Rabu, 2 Agustus 2017



Rabu, 2 Agustus 2017

Aku benar-benar sedang terserang sindrom malas menulis, entah kenapa aku juga belum tahu, mungkinkah karena aku terlalu mengurung diri hanya di rumah terus menerus, hanya makan minum menonton film dan tiduran. Beberapa hari terakhir ini juga aku tidak menuliskan catatan harianku ini, aku sangat jenuh dengan suasana yang ada ini mungkin, atau aku butuh sedikit penyegaran dengan jalan-jalan keluar bertemu dengan teman-teman atau lain sebagainya. Aku juga jenuh dengan obrolan ibu bapak atau tetangga yang datang ke rumah, kebanyakan obrolan mereka hanya berisi komentar-komentar mengenai orang lain dan aku kurang suka dengan hal seperti itu. Aku lebih banyak diam tidak ikut ngobrol dengan mereka.

Beberapa hari ini aku menonton acara di Viu dan acara paling favorit yang aku tonton adalah ‘Running Man’, sebuah acara gameshow Korea yang lucu dan sangat menghibur, aku bahkan sampai kecanduan menontonnya, aku mendapat banyak pelajaran dari mereka yang aku tuliskan dalam buku, salah satu diantaranya adalah mereka senantiasa menghayati dengan penuh apa yang mereka katakan, mereka sangat ekspresif terlebih saat mengucapkan terima kasih dan minta maaf. Mereka juga lebih terlihat ceria dan mengerti arti kebahagiaan yang sesungguhnya. Mungkin karena hal ini juga lah aku kehilangan waktuku untuk menulis. Tetapi tidak, aku takkan menyalahkan apa yang aku lakukan ini, hanya saja memang melangkah itu harus satu demi satu langkah secara bergantian, tidak bisa bersama-sama langsung. Ketika aku tidak menulis artinya aku sedang membaca, baik membaca buku ataupun membaca keadaan (mencari makna yang terkandung dalam setiap peristiwa).

Kejenuhan yang sedang melandaku ini benar-benar menjengkelkan, kemarin aku sudah menyiapkan diri untuk membuat proyek baru di bulan agustus ini, yaitu membuat buku pengembangan diri, aku telah membuatkan targetannya, tetapi entah mengapa aku ‘mandeg’ berhenti di pembahasan pertama, aku sedang kehilangan mood-ku untuk menulis kelanjutannya. Aku sudah membuat strategi menambah motivasiku dengan menggambarkan diagram dari proyek ini, tetapi masih belum membantu memacu semangatku untuk menulis lagi, apakah perlu aku membuatkan papan visi atau dream papper untuk aku tempelkan di kamar tidurku, supaya aku bisa lebih terpacu untuk mewujudkan mimpi-mimpiku. Aku akan mencoba menanyakan kepada diriku sendiri tentang hal-hal apa saja yang menjadi impianku di tahun 2017 ini, aku akan mencatatnya dan akan aku carikan gambarnya serta akan aku buatkan dream pappernya, akan aku tempel di dinding kamar tidurku. Berikut yang harus aku persiapkan untuk membuat papan visiku, beberapa bahan-bahannya adalah: Kertas Pelangi, Lem, Cetak Gambar impian, Ballpoint, Spidol Warna dan Pensil. Aku akan nitip ke Hasan untuk membelikan kertas pelangi untukku.

Benar-benar aku merasakan kesulitan bahkan untuk menuliskan catatan harianku ini, aku kebingungan merangkaikan kata ini, kadang aku menghapus semua setelah aku menuliskannya, begitu berulang-ulang selama beberapa kali, program satu rokok dua halaman tidak berjalan semudah yang aku kira, beberapa hari ini aku merokok beberapa batang tetapi tidak menulis, dan ternyata ini kesalahan yang fatal terhadap daya penulisanku, dengan mandeg menulis catatan harian selama beberapa hari saja sudah membuat aku kelimpungan untuk menulis lagi, pikiranku sedang berjalan tidak sebagaimana mestinya, pikiran dan perasaanku sedang sensitif, aku mudang tersinggung bahkan ketika ibu menyuruhku untuk makan saja aku agak tersinggung hingga mengeraskan suaraku saat menjawabnya. Maafkanlah aku Ibu.

Hal yang selalu aku inginkan adalah tidur dan memainkan handphone, entah untuk ngegame ataupun menonton film, aku tidak bisa berkomunikasi dengan oranglain melalui handphone karena aku tidak punya paketan, sudah beberapa minggu ini aku tidak punya paketan sehingga ini juga bisa memancing perasaan depresiku. Aku merasa seperti di penjara, tetapi aku juga bingung dan malas mau kemana. Motorku juga menganggur saja di rumah tidak pernah aku nyalakan sama sekali, bahkan saat lebaran kemarin pun aku tidak pernah memakainya. Aku sedang bosan dan merasa cepat lelah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat diriku bergerak lebih aktif, kebanyakan hari-hariku terisi dengan duduk dan tidur. 

Aaargh aku benar-benar sedang malas menulis, aku ingin tidur saja supaya besok bisa bangun pagi dan menghirup udara pagi yang segar alami, aku juga bisa jalan-jalan kalau memungkinkan, tetapi ini kecil sekali kemungkinannya, karena aku selalu malu dan minder ketika bertemu oranglain di desa karena aku adalah mahasiswa yang gagal menjadi sarjana, padahal ekspektasi mereka memandangku menjadi seorang yang sangat pintar dan baik, namun ternyata aku mengecewakan mereka. Maaf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamis, 20 Juli 2017

Rabu, 26 Juli 2017

Minggu, 10 September 2017